emo style

Rabu, 22 September 2010

Emo (pronounced / i ː moʊ /) adalah gaya musik rock biasanya dicirikan oleh musicianship merdu penuh ekspresif, dan sering menganut lirik.  Ia berasal pada pertengahan tahun 1980-an pada gerakan hardcore punk di Washington, DC, di mana ia dikenal sebagai “emotional hardcore” atau “emocore” yang memelopori band-band seperti rites of Spring.  Gaya echoed oleh band-band punk kontemporer Amerika, suara dan makna yang bergeser dan berubah, campuran dengan pop punk dan indie rock encapsulated.  Pada pertengahan tahun 1990-an banyak aliran emo muncul dari Midwestern dan Amerika Tengah, dan beberapa label independen mencatat mulai berspesialisasi dalam gaya.

Jadi dapat disimpulkan bahwa, Emo itu sebuah fashion, aliran musik, dan komunitas. Emo sendiri diambil dari kata Emotional, biasanya musik-musik genre Emo ini kebanyakan dibumbui dengan vokal yang screaming, dan lyric yang meluapkan perasaan secara emotional, tapi tidak sampai marah-marah hingga pada tindakan brutal. Emotional disini memang karena marah, namun marah secara emosi karena terlalu sayang, cinta atau suka terhadap suatu hal —fanatik. 
Emo broke menjadi budaya utama pada awal tahun 2000 dengan platinum-selling keberhasilan Jimmy Eat World dan Dashboard menganut dan munculnya subgenre yang lebih agresif “screamo”.  Dalam beberapa tahun terakhir istilah “emo” telah diterapkan oleh kritikus dan wartawan untuk berbagai artis, termasuk multiplatinum bertindak seperti Fall Out Boy dan My Chemical Romance dan kelompok-beda seperti Coheed and Cambria dan Panic at the Disco.
Selain musik, “emo” yang umumnya lebih sering digunakan untuk menandakan suatu hubungan antara fans dan artis, dan untuk menjelaskan aspek-aspek yang berhubungan dengan fashion, budaya, dan perilaku. Lama kelamaan Emo juga berkembang ke lifestyle, tingkah laku manusia yang mengaku dirinya adalah seorang Emo. Awalnya Emo ini terbentuk oleh sebuah komunitas atau orang-orang yang depresi, saling membicarakan tentang betapa sucks-nya hidup mereka. Kadang mereka juga sering mandi bensin terus main bakar-bakaran sesama temennya, mereka sebut permainan ini adalah Burn n’ Run!!! (“Bakar dan Lari!!”)
Sejarah Emo
Apakah emo itu?
Menurut sejarah, kata ‘emo’ merupakan kependekan dari kata emosional
Emo adalah sebuah istilah yang sekarang ini sering sekali kita dengar baik lewat televisi, radio, percakapan sehari-hari serta digembar-gemborkan khususnya anak-anak muda. Apa sih emo itu? Malah ada juga yang berkata “emo- skinhead-punk”.
Lalu, apa hubungannya dengan Skinhead-punk? Apa Emo bagian dari Skinhead-punk
Pertanyaan menarik yang muncul karena sebuah kerancuan serta ketidakpastian disekitar yang menjadikan “kabur” mengenai Emo itu sendiri adalah hal-hal yang ingin saya angkat, namun hanya berdasarkan tinjauan atribut yang dikenakan. Menurut saya, secara tidak langsung atribut dan benda dapat menjelaskan kronologis kejadian yang menyebabkan terjadinya suatu perubahan atau evolusi.
Pada dasarnya, segala sesuatu di dunia ini pasti akan mengalami perubahan. Dan ini berlaku diberbagai aspek kehidupan. Hal ini wajar terjadi jika dihubungkan dengan manusia sebagai makhluk Tuhan yang diciptakan memiliki akal dan pikiran yang dinamis. Skinhead, Punk, dan kaum-kaum subkultur sejenis lainnya, pasti tidak akan terelakkan dari hal yang berhubungan dengan evolusi. Singkatnya, Emo adalah sebuah bentuk evolusi dari kaum skinhead-punk.
Emotion Hardcore biasanya disebut (istilah ngetrend) Emo, adalah sebuah gaya hidup, fashion dan budaya yang baru saat sekarang ini mulai nge-boom di seluruh masyarakat dunia termasuk Indonesia. Emotion berasal dari bahasa Inggris, berarti emosi atau perasaan seseorang yang ingin diekspresikan. Sedangkan Hardcore adalah sejenis aliran musik yang memiliki tipe raungan gitar elektrik clean dan hentakkan drum yang dimainkan keras.
Dilihat dari sejarah munculnya, Emo adalah cabang atau yang lebih tepatnya adalah bentuk perkembangan dan evolusi dari Skinhead dan Punk. Emo muncul pertama kali sekitar pertengahan tahun 1980 di Washington, dan pertama kali diperkenalkan oleh band beraliran punk-melodic, DC Scene. Seperti artinya (emotion), lagu yang diusung lebih banyak mengandung unsur-unsur emosi dan perasaan seperti cinta, kasih sayang, rasa marah, kesal, dan segala sesuatu yang berhubungan erat dengan asmara dan perasaan seseorang.
Sekitar tahun 1990, emo semakin berkembang. Dibuktikan dengan banyak bermunculan band-band baru seperti Rites of Spring, Embrace, One Last Wish, Beefeater, Gray Matter, Fire Party, Slightly later, dan Moss Icon. Pada tahun inilah emo mencapai puncak-puncaknya. Sering dengan waktu banyak pula terjadi pencabangan dalam aliran emo sendiri.
Menurut Billy Joe Amstrong, gitaris band beraliran punk melodic Green Day (secara tidak langsung ia sendiri juga yang mempelopori revitalisasi emo kembali muncul di publik), emo adalah sebuah gabungan antara punk dan gothic. Sebuah karya besar jika kedua mainstream (sikap independen yang dilakukan kelompok-kelompok anak muda tertentu, berhubungan dengan kultur pop kaum muda) ini dipadukan. Dan bukan hal yang mustahil jika keduanya digabungkan akan tercipta sesuatu yang fantastis. Kesamaan keduanya mampu berkolaborasi dan saling melengkapi. Dan sebagai cara untuk membedakan bahwa ini adalah sesuatu yang baru, perlu suatu adanya upaya penonjolan jati diri. Dengan atribut gabungan keduanyalah sebuah aliran dan lifestyle baru ini mampu diterima. Sebuah ideologi dapat diterima jika memiliki sesuatu sebagai identitasnya dan mampu menunjukkannya pada umum.
Namun, kaum skinhead-punk yang masih tetap memegang idiologi “asli” skinhead, berpendapat bahwa emo adalah bentuk kehancuran Skinhead-Punk. Dikatakan kehancuran karena idiologi anti kemapanan yang selalu diikrarkan oleh kaum Skinhead, sudah tidak bermakna lagi, kalah dan ditelan oleh bentuk kapitalisme dan mapan (Bowo(22) , mahasiswa Fak.Filsafat UGM, seorang Skinhead dan punker). Ditambahkan pula oleh rekannya, Empu (Christian), ia mengungkapkan kekecewaanya terhadap Emo (kaum Skinhead-Punk yang sudah dipengaruhi kapitalisme modern), Emo tidak pantas dianggap sebagai punk karena tidak mencirikan sebagai sesuatu yang anti dengan kemapanan. Ditegaskan lagi dengan segala jenis atribut yang mereka (Emo) yang lebih menonjolkan kemewahan, merk. Sudah jelas mereka bukan Skinhead-punk yang sebenarnya. Emo hanyalah sebuah bentuk kapitalisme musik, ideologi yang dikemas dan menyusup rapi ke dalam ideologi skinhead-punk yang selama ini sudah berakar kuat.
Lain halnya yang dikatakan Putri, mahasiswi Fak. Ilmu Budaya UGM jurusan Antropologi. Menurutnya emo merupakan suatu bentuk gaya hidup baru yang sangat cocok khususnya generasi muda. Ekspressionis, enerjik, modis, begitulah gambaran emo, tambahnya.
Atribut Emo
“Wah, dia rambutnya nggak Spike/Mohawk, nggak botak lagi, terus nggak pake’ spike di tangan atau di ikat pinggang, dilehernya nggak ada juga kalung rantai + gemboknya (dog collars), dan nggak2 yang laen lagi. Keliatannya lebih kalem, rapi. Kesimpulannya…wah!, dia ini bukan anak skinhead! Tapi….., punk? ……bukan, gothic juga bukan,.. lantas apa?” Sepenggal cerita yang ada di masyarakat.
Ironis memang hal itu berkembang di masyarakat, tetapi itulah fakta yang terjadi. Budaya atribut telah berkembang di masyarakat. Atribut adalah suatu penjelas seseorang berada di sebuah identitas diri tertentu yang secara fisik atau kasat mata merupakan pembeda/sama dengan lingkungan sekitarnya (itu sudah jelas) dan dengan atribut pula yang identik dengan kelas tertentu di masyarakat berkembang pemikiran tentang penyeragaman. Penyeragaman berarti pembakuan. Jika melihat atribut emo itu harus Emo-style, Peircing, Gaspers, Eye-shadow, pin, emblem, dsb, maka berarti hal itu telah dianggap baku dan adanya telah seperti itu.
Sama seperti kaum skinhead-punk yang sudah memiliki identitas dan atribut masing-masing Emo pun memiliki identitas dan atribut sebagai pembeda dari kaum-kaum yang lainnya. Secara sekilas memang memiliki kemiripan satu sama lain, hal itu wajar saja terjadi karena atribut yang digunakan oleh para penganut emo adalah bentuk perkembangan dari fashion kaum skinhead-punk. Terjadi perubahan dikarenakan dalam perkembangannya mendapat pengaruh-pengaruh budaya baru seiring berjalannya waktu, zaman dan kemajuan dalam bidang fashion pula.
Makna Atribut
Semua hasil material antara punk dan skinhead itu berdasarkan atas pemikiran-pemikiran yang telah didorong oleh nilai-nilai perlawanan atas hal-hal yang membosankan dan menindas (suatu rangkaian yang tidak dipisahkan). Skinhead memang terlahir dari pemikiran dengan nilai-nilai perlawanan atas suatu pemikiran mainstream, membosankan dan menindas (seperti kapitalisasi, penghisapan, pembodohan, dsb). Sedangkan punk lahir akibat pengaruh-pengaruh yang baru bukan hanya kapitalisme, gaya, tetapi juga dalam karya musik. Namun apa yang terjadi pada Emo? Emo tercipta karena kedua subkultur di atas (punk dan skinhead) telah dimasuki oleh paham-paham kapitalisme, fashionable, dan keinginan untuk bergaya. Sebuah kondisi yang sangat berlawanan pengan paham Skinhead-Punk yang notabennya sebagai nenek moyang Emo.
 Pada dasarnya sama, Emo menggunakan topi, celana jeans, kalung, gelang, gasper, mempunyai tindik, bertato, memakai peircing sebagai atributnya. Tetapi sudah tidak memiliki makna ideologi. Semua atribut yang dipasang dan dipergunakan hanya sebatas pelengkap. Tidak seperti Skinhead-Punk, menurut mereka kalung rantai, gelang rantai, anting peniti, Peircing memiliki makna sebagai bentuk perlawanan terhadap sesuatu (kapitalisme, pemerintahan). Tetapi sedangkan Emo tidak memiliki makna apapun, yang terjadi hanya pemaknaan bahwa Emo(seluruh atributnya) adalah bentuk ekspresi dari anak-anak muda pada umumnya (keren, modis, gaul, bermerk) yang juga jelas bertentangan dengan Skinhead-Punk. Sejauh ini memang belum ditemukan dan didapat mengenai makna yang signifikan dalam setiap atribut yang mereka (kaum Emo) kenakan.
Perbandingan Atribut dan Aksesoris antrara Skinhead dan Emo
Atribut   Skinhead   Emo
1.  Tindik
     Anting ( biasanya dipakai hanya pada telinga saja)
     Anting, Peircing ( digunakan pada teling, bandul telinga, hidung, pelipis,alis, lidah 
     bibir. Malah ada yang digunakan disemua bagian itu)
2.  Sepatu
     Boot keras, Loafers, Steel toe cap.Converse (sepatu kets produksi USA), Vans.
3.  Baju
     Polo, kaos berkerah, kemeja berkerah, jaket kulit. Skinhead lebih berpenampilan rapi
     dan bersih.
     Kaos Distro, Blazer, Kemeja.
4.  Celana
     Levi’s, jeans gombrong, sta prest (ketat).
     Jeans staprest, Hipster.
5.  Drugs dan Alkohol
     Menolak (hanya sedikit yang menerima, menolak lebih mendominasi).
     Merekok, Alkoholik, Drgus tidak dipakai sama sekali.
6.  Kendaraan
     Motor tua, Skuter vespa, Moge (motor gede/motor besar).
     Tidak memiliki Kendaraan yang spesifik.
7.  Rambut
     Plontos, cepak, Rambut Emo.
8.  Perhiasan
     Rantai anjing, gelang spike, emblem,
     Kalung, gelang, Jam tangan, Hand-Band, Cincin.
9.  Pewarna Rambut
     Tidak memakai walaupun Memakai biasanya berwarna merah
10.Make-Up wajah
     Tidak memakai
     Memakai seperti eye-Shadow/eye-liner, Lip-gloss.
11.Topi
     Pork-pie, bolero
     Topi Emo
12.Tatoo
     Tidak memakai
     Memakai tetapi minimalis

KESIMPULAN
Atribut merupaan penanda dari suatu komunitas atau kebudayaan. Ini merupakan ciri khas yang menjadi suatu keharusan yang tidak tertulis dalam lingkup kehidupan. Penggunaan atribut pada kebudayaan atau komunitas tertentu menjadikannya suatu simbol yang menggambarkan identitas kehidupan mereka. Dari atribut pula sebuah pemaknaan dapat dilihat dan dideskripsikan.
Emo adalah sebuah bentuk merosotnya suatu makna ideologi dari suatu kaum subkultur (Skinhead-Punk) yang selama ini telah memiliki ideologi anti kemapanan sebagai bentuk perlawanan terhadap kemewahan, hukum-hukum yang selalu menindas kaum kecil. Emo sengaja diciptakan sebagai salah satu “senjata” untuk memerangi dan mengalahkan ideologi Skinhead-Punk Segala jenis atribut yang mereka (Emo) kenakan yang lebih menonjolkan kemewahan, merk. Sudah jelas mereka bukan Skinhead-punk yang sebenarnya. Emo hanyalah sebuah bentuk kapitalisme musik, dan ideologi pro-kemapanan yang dikemas dan menyusup rapi ke dalam ideologi skinhead-punk yang selama ini sudah berakar kuat dalam benak para pengikutnya.

about me

Rabu, 01 September 2010

emo

More About Emo

Cukup dekat ke punk dan rock Emo sekarang tahu negara itu lebih emosional dari pikiran. Alih-alih kemarahan hard-core satu cara untuk mengekspresikan diri, Emo (singkatan dari emosional) telah mengambil peran baru pada abad ke-twentith mengekspresikan diri. Dari musik dengan emosi yang kuat dan perasaan, tidak seperti hard rock atau ini lebih merupakan cara alternatif untuk membiarkan perasaan Anda akan known.Emo tidak hanya merupakan klasifikasi atau jenis musik itu juga diambil alih satu cara mengekspresikan dirinya sendiri dengan berpakaian. Ini termasuk fiting celana ketat untuk rambut dicat hitam atau gelap dengan itu menutupi wajah Anda. Rambut panjang di depan dengan sepatu berduri di belakang juga Emo lebih-atau melihat emosional untuk ganti. Emo juga dikenal sebagai untuk orang-orang emo emo gadis panas dan berciuman. Dari semua gambar di web untuk video musik. Hot emo gadis gadis dan juga emo guy panas untuk pria menjadi lebih dan lebih berani dan lebih terbuka menyimpulkan; Emo makna yang nyaman dengan diri sendiri. Its cara yang lebih langsung mengubah perasaan seseorang tanpa kata-kata, hanya emosi.

Ada yang bilang musik bukan jenis musik. Bahwa lebih dari fashion dan cara perasaan, maka emosional. Baru-baru ini orang telah mempertimbangkan emo menjadi genre atau musik .. Mengambil kembali hari Minggu adalah salah satu band banyak orang anggap sebagai emo.

Bertanya-tanya mengapa semua orang membenci emo? Tidak semua orang emo bayi menangis atau sucidial. Banyak anak-anak emo berasal dari keluarga yang mengalami masalah serius apakah masalah uang yang atau apa yang telah Anda

Apa itu emo berarti bagi Anda? Kirim kami apa artinya Anda dan kami akan menambahkan deskripsi Anda.

 people say..

Emo, ya itu adalah singkatan emosional. Tapi, ada lebih banyak emo kemudian rambut dan terlihat. Emo adalah sebuah keadaan pikiran. Kebanyakan orang, membuat mereka diri muncul emo. Sedangkan dalam kenyataannya, mereka harus banyak berharap emo. Emo mirip gothic. Tapi, gothic adalah Darker. Emo lebih emosional, lebih sulit untuk palsu. Ya, beberapa EMO memutuskan diri mereka sendiri, tetapi ada lebih dari itu. Emo adalah salah satu hal yang paling sulit, untuk menjelaskan. Orang-orang benci EMO, b / c mereka memandang kita sebagai bunuh diri, bayi menangis, atau hanya seminggu. Itu BUKAN apa emo. Bunuh diri ya, kadang-kadang. Tapi, jangan menilai saya untuk menjadi emo. Bukan apa yang aku memilih menjadi. Hanya saja apa yang saya.


Lain mengatakan ....

Saya pikir emo hanya label lain, tapi definisi saya akan untuk real.Personally, saya digunakan untuk memotong, tapi aku stopped.Take dari me.It sulit untuk berhenti! Aku bi, tapi aku tidak takut itu! Orang-orang tidak menghakimi kita atas apa yang kita lakukan dan siapa kita are.Emo adalah genre musik, tetapi juga keadaan mind.If Anda emo, jangan takut it.It 's just siapa Anda! Ini sangat normal untuk memiliki sisi sensitif, meskipun saya lancang m sometimes.I 'benar-benar sensitif ketika 90% dari time.I senang menjadi siapa saya, meskipun saya mendapatkan alot.I diintimidasi tidak care.Well, di pendapat saya, emo hanya bagaimana orang menggambarkan people.I over-sensitif ton menulis puisi, dan aku di tengah school.I saya tidak malu mengatakan Aku suka cewek, sejak saya 9, saya suka girls.I tidak dapat membantu bagaimana aku merasa! Namun, selama musim panas, aku telah berubah bit.I 'm tidak SA sensitif, tapi aku masih am.I jangan biarkan orang menaruh saya down.Emo hanya tentang menjadi sensitif dan mengungkapkan bagaimana perasaan Anda tentang something.If Anda mendapatkan pikiran untuk bunuh diri, berbicara dengan seseorang, percayalah! Jangan membuat kesalahan aku did.I saya jauh lebih baik tanpa pisau.